Assalamualaikum
temen-temen…… apa kabar semua ?? putri harap temen-temen dalam keadaan sehat
walafiat dan dalam lindungan ALLAH S.W.T selalu. Aminn…. Oke back to my blog. Setelah
sekian lama tak menulis dsini, putri kembali dengan pembahasaan yang sama
yaitu Jaringan Komputer dengan tema yang berbeda dari seblumnya. Tema kali ini putric
akan membahas sedikit mengenai beberapa protokol- protokol beserta fungsinya
yang ada pada jaringan komputer ya bukan yang tiap hari senin di upacara wkwk. Apasih
garing. Plak bolak balik. Hehe ., Back to my blog,. Adapun protocol yang
dibahas adalah ICMP, POP3, SMTP, FTP dan
ARP serta kelebihan dan kekurangan dari IPV4 dan IPV6. Langsung aja gausah basa
basi karena gaada nasi juga dsini cekidot.
Internet Control Message Protocol (ICMP) adalah protokol yang digunakan untuk membantu error handling dan prosedur pengaturan (control procedure). Protokol ini bekerja pada network layer dan berurusan dengan layanan koneksi (connection services). Tugas dari ICMP adalah menyediakan pengendalian error (error control) dan pengendalian arus (flow control) pada network layer. Fungsi ICMP:
Ø Memberitahukan jika ada paket yang tidak sampau ketujuan.
Ø Untuk memberitahu pengirim bahwa paket telah melewati jumlah hop maksimum dan akan diabaikan.
Ø Redirect paket dari gateway ke host.
Ø Ping menggunakan ICMP echo untuk memeriksa hubungan.
Dua tipe pesan yang dapat dihasilkan ICMP :
· ICMP Error Message (dihasilkan jika terjadi kesalahan jaringan).
· ICMP Query Message (dihasilkan jika pengirim paket mengirimkan informasi tertentu yang berkaitan dengan kondisi jaringan.
Apa Itu POP3 ?..
POP3
adalah sebuah protocol internet yang digunakan untuk mengakses email atau surat
elektronik yang masuk ke dalam email client. Fungsi utama dari POP3 ini adalah
untuk menyimpan sementara email yang terkirim di dalam sebuah email server, dan
kemudian meneruskannya ke dalam email client, dimana baru akan terespon ketika
email tersebut sudah dibuka oleh user yang berhak (dalam hal ini adalah mereka
yang memegang username dan juga password dari alamat email).
POP3
adalah protocol email yang digunakan pada berbagai macam email client, mulai
dari aplikasi email pada desktop, seperti Microsoft outlook, hingga aplikasi
email pada smartphone, misalnya Gmail, Ymail, dan sebagainya.
Dengan
adanya protocol POP3 pada email client ini, maka setiap surat atau email yang
sudah terttampung ke dalam email server akan dimunculkan di dalam email client
dan akan dibuka ketika user memiliki hak akses atas surat atau email tersebut.
SMTP adalah singkatan dari Simple Mail
Transfer Protocol. SMPT adalah seperangkat pedoman komunikasi yang memungkinkan
perangkat lunak untuk mengirimkan email melalui Internet. Kebanyakan perangkat
lunak email dirancang untuk menggunakan SMTP untuk tujuan komunikasi ketika
mengirim email, dan Ini hanya bekerja untuk pesan keluar. Ketika orang
menyiapkan program email mereka, mereka biasanya akan harus memberikan alamat
server SMTP penyedia layanan Internet mereka untuk surat keluar. Ada dua
protokol lain POP3 dan IMAP yang digunakan untuk mengambil dan menyimpan email.
Tujuan SMTP untuk mengatur aturan komunikasi antara
server. Misalnya, server memiliki cara untuk mengidentifikasi diri mereka
sendiri dan mengumumkan jenis komunikasi mereka mencoba untuk melakukan. Ada
juga cara untuk menangani error, termasuk hal-hal umum seperti alamat email
yang salah. Dalam transaksi SMTP khas, server akan mengidentifikasikan diri,
dan mengumumkan jenis operasi mereka berusaha untuk tampil. Server lain akan
mengotorisasi operasi, dan pesan akan dikirim. Jika alamat penerima yang salah,
atau jika ada beberapa masalah lain, server penerima dapat membalas dengan
pesan error dari beberapa jenis.
File Transfer Protocol / FTP adalah
suatu layanan yang di sediakan agar file dalam suatu network atau jaringan
dapat saling bertukar file dan informasi yang menggunakan koneksi TCP dengan
port 21. Dalam File Transfer Protocol (FTP) ada dua hal penting yang wajib
untuk di ketahui bersama. Yang pertama adalah FTP server dan yang ke dua adalah
FTP client.
FTP server berfungsi untuk
memberikan layanan yang di sediakan agar file dapat saling bertukar informasi
jika File Transfer Protocol (FTP) tersebut menerima permintaan dari client FTP.
Sedangkan FTP cilent bertugas untuk meminta koneksi kepada File Transfer
Protocol (FTP) server dengan tujuan agar antar file dalam FTP dapat saling
bertukar informasi. FTP server memiliki tujuan sebagai berikut :
Ø Melakukan pembagian data
Ø Menyediakan layanan untuk melakukan
implicit remote computer
Ø Menyediakan layanan sebagai tempat
penyimpanan bagi pengguna komputer
Ø Menyediakan layanan untuk melakukan
transfer data yang efisien dan reliable.
Pertukaran data dan informasi
merupakan hal yang sangat penting dalam satu komputer, jika tidak ada
pertukaran file dan informasi maka anda tidak akan dapat melakukan unggahan,
unduhan, menonton video, membaca informasi dan melakukan hal penting lainnya.
Oleh karena itu peran File Transfer Protocol (FTP) sangat dibutuhkan dalam satu
komputer.
Berdasarkan hak akses, File Transfer
Protocol (FTP) dibagi menjadi dua, yaitu FTP user dan FTP anonymous. Pada FTP
user, File Transfer Protocol (FTP) hanya dapat di gunakan oleh pengguna
komputer yang memiliki izin saja, jadi tidak sembarangan orang bisa mengakses
data pada File Transfer Protocol menggunakan FTP user ini.
ARP (Address Resolution Protocol) adalah protocol yang
digunakan khususnya oleh IPv4. ARP digunakan untuk memetakan internet protocol
alamat IP jaringan ke alamat hardware yang digunakan oleh protocol data
link. Router
dapat mengirimkan data melintasi jalur
logic, yang terdiri
dari bermacam data link (LAN/Network), dengan cara membaca dan memproses IP address pada paket. Paket-paket dikirimkan melintasi
masing-masing data link dengan cara mengenkapsulasi paket kedalam frame, yang menggunakan
pengenal data link agar frame dapat dikirimkan dari sumber ke tujuan didalam
link (network). Perangkat-perangkat dalam data link membutuhkan metode
untuk menemukan pengenal data link tetangganya agar frame yang akan
di transmisikan dapat mencapai tujuan yang tepat. IP
beroprasi pada lapisan jaringan dan tidak perduli dengan alamt link dari setiap
node yang akan digunakan. ARP akan digunakan untuk menterjemahkan antara
dua jenis alamat. ARP klien dan server akan beroprasi pada semua computer yang
menggunakan IP melalui Ethernet. Proses biasanya dilakukan sebagai bagian dari
perangkat lunak driver bahwa drive dengan kartu jaringan.
IP versi 4 (IPv4)
Kelebihan
|
Kekurangan
|
Tidak mensyaratkan ukuran paket pada link-layer dan harus
bisa menyusun kembali paket berukuran 576 byte.
|
Panjang alamat 32 bit (4 bytes)
|
Pengelolaan rute informasi yang tidak memerlukan seluruh 32
bit tersebut , melainkan cukup hanya bagian jaringannya saja, sehingga besar
informasi rute yang disimpan di router, menjadi kecil.
|
Dikonfigurasi secara manual atau DHCP Ipv4
|
Dukungan terhadap Ipsec opsional
|
|
Fragmentasi dilakukan oleh pengirim dan pada
router,menurunkan kinerja router
|
|
Ipv4 yang hanya memiliki jumlah 32-bit(jumlah total alamat
yang dapat di capainya mencapai 4,294,967,296 alamat).
|
IP versi 6 (IPv6)
Kelebihan
|
Kekurangan
|
Ruang alamat yang lebih besar
yaitu 128 bit.
|
Operasi IPv6 membutuhkan perubahan
perangkat (keras dan/atau lunak) yang baru yang mendukungnya.
|
Pengalamatan multicast, yaitu
pengiriman pesan kebebrapa alamat dalam satu group.
|
Harus ada pelatihan tambahan,
serta kewajiban tetap mengoperasikan jaringan IPv4, sebab masih banyak
layanan IPv6 yang berjalan di atas IPv4.
|
Keamanan lebih bagus dengan adanya
default security IPSec.
|
|
Pengiriman paket yang lebih
sederhana dan efisien.
|
|
Dukungan mobilitas dengan adanya
Mobile IPv6.
|
Alhamdulillah akhirnya resume hari ini selesai juga. semoga bermanfaat bagi temen-temen yang membacanyaa. sekian dari putri. waasalamualaikum. see you next part. salam tahu bulet





